contoh makalah

Contoh Makalah Bahasa Indonesia Sederhana dan Simple

Contoh makalah bahasa Indonesia yang baik dan benar akan kamu dapatkan di sini. Terutama buat kamu yang duduk di bangku sekolah.

Makalah bisa dibuat secara individual atau berkelompok. Makalah yang sudah jadi biasanya diminta untuk dipresentasikan di depan guru dan murid-murid.

Di sini aku mau bahas contoh makalah yang baik dan benar sebelum kamu mempresentasikannya.

Yuk, langsung aja di simak pengertian contoh makalah berikut:

10 Contoh Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan, Via Email Yang Baik dan Benar

Pengertian Makalah

contoh makalah

Contoh Makalah – Makalah yaitu suatu karya tulis pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau perguruan tinggi.

Selain itu, makalah juga sering disebut tulisan resmi tentang suatu pokok yang dimaksudkan untuk dibacakan di persidangan dan sering disusun untuk dipublikasikan.

Ciri-Ciri Makalah

Dalam membuat makalah, kamu harus memahami ciri-cirinya, karena makalah itu berbeda dengan jurnal, artikel dan paper. Berikut ini ciri-ciri makalah yang harus kamu ketahui:

  • Isi makalah pasti menjelaskan tentang seberapa besar pemahaman kamu sebagai mahasiswa mengenai suatu persoalan atau permasalahan tersebut.
  • Bahasa yang dipakai atau gunakan harus bahasa formal dan sesuai (PUEBI).
  • Berisi tentang gabungan dari beberapa referensi yang sudah di filter sesuai dengan topik bahasan.

Tiga Jenis Makalah yang Wajib Kamu Ketahui

Jangan salah kira kalau makalah tidak punya jenisnya. Tentu saja makalah juga memiliki jenis-jenisnya. Apa saja jenis-jenis makalah tersebut?

Sebelum kamu membuat makalah, pahami jenis makalah berikut ini:

1. Makalah Deduktif 

Contoh Makalah – Maksud deduktif adalah bersifat deduksi. Maksud deduksi yaitu penarikan kesimpulan dari keadaan yang umum (penyimpulan dari yang umum ke khusus).

Jadi, makalah deduktif yaitu makalah yang tulisannya didasarkan pada kajian teoritis (yang pusatakanya relavan dengan masalah).

2. Makalah Indukif

Contoh Makalah – Makalah induktif yaitu bersifat induksi. Maksud dari Induksi memiliki arti metode pemikiran yang bertolak dari kaidah (hal atau peristiwa).

Jadi, makalah induktif adalah makalah yang disusun berdasarkan data empiris yang didapatkan dari penelitian lapangan.

3. Makalah Campuran

Contoh Makalah – Campuran memiliki arti gabungan. Jadi, makalah campuran dibuat sesuai dengan data gabungan antara teoritis dan empiris. Penggabungan antara data ini dilakukan dengan tujuan agar menemukan hasil dari laporan yang benar.

Macam-Macam Jenis Makalah Campuran

contoh makalah

1. Makalah Ilmiah

Contoh Makalah – Makalah ini akan membahas tentang permasalahan yang ditulis dan hasil studi ilmiah dan jenis makalahnya tidak berdasarkan pendapat dari penulis yang bersifat objektif.

2. Makalah Kerja

Contoh Makalah – Makalah yang dibuat dari hasil penelitian dan isinya bisa memungkinkan tentang argumentasi dari permasalahan yang dibahas.

3. Makalah Kajian

Contoh Makalah – Isi makalah ini biasanya membahas pemecahan suatu masalah yang sifatnya kontroversial.

4. Makalah Posisi

Contoh Makalah – Istilah ini digunakan untuk karya ilmiah tulis yang disusun atas permintaan suatu pihak yang memiliki fungsi alternatif sebagai pemecah suatu masalah yang kontroversial.

5. Makalah Analisis

Contoh MakalahMakalah yang bersifat obyektif-empiris.

6. Makalah Tanggapan

Contoh Makalah – Biasanya makalah ini sering dijadikan sebagai tugas mata kuliah bagi mahasiswa yang isinya yaitu reaksi terhadap suatu bacaan.

7. Makalah Pendidikan

Contoh Makalah – Biasanya makalah ini digunakan dalam sekolah bagi siswa SMP dan SMA yang isinya membahas tentang pentingnya pendidikan.

8. Makalah Kewirausahaan

Contoh Makalah – Biasanya makalah ini membahas tentang ciri-ciri dan karakteristik kewirausahaan.

Memahami Susunan Kerangka Makalah

contoh makalah

2. kerangka karangan pertama atau kedua. 3. bagial awal; latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan, metode. 4. inti; pembahasan. 5. bagian akhir; kesimpulan dan saran. 6.dapus. (minimal 2) 7. Panjang halaman 4 Lembar. 8. spasi Font 12 Times New Romans. 10. Margin 4 Kiri-atas, 3 Kanan-bawah. 11. Kertas A4 80 gram. 12. Waktu pengumpulan Akhir perkuliahan.

1. Contoh Makalah – Cover

Cover biasa disebut sampul makalah yang isinya memuat judul makalah, nama penulis, logo lembaga atau institusi, tempat dan tahun terbit. Beberapa hal yang harus kamu amati di dalam isi cover yaitu:

  • Judul halaman cover harus menggunakan huruf kapital yang dicetak tebal dengan menggunakan jenis huruf Times New Roman, ukuran font 14, dan pengaturan tulisan menggunakan layout center (rata tengah).
  • Judul makalah yang ditampilkan harus judul jelas, informatif dan singkat, namun menjelaskan isi dari penelitian dalam makalah tersebut.
  • Penulisan nama penulis (tidak harus menggunakan huruf kapital semua, huruf kapital cukup di awal kata).
    Catatan: Untuk penulisan keterangan nama instansi atau jenjang pendidikan menggunakan huruf kapital dan dicetak tebal.
  • Alamat penulis berisikan nama instansi atau lembaga tempat penulis bekerja atau menempuh jenjang studi (universitas). Tahun terbit menggunakan tahun pada saat makalah telah selesai penelitian dan penulisannya.
  • Gambar logo jangan terlalu besar (standar) aja.

2. Contoh Makalah – Abstrak

Abstrak bisa ditulis dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Isi di abstrak untuk penulisan dalam bahasa Indonesia hanya 250 kata, sedangkan dalam bahasa Inggris hanya 200 kata.

Abstrak menjelaskan tentang ringkasan atau bahasan pokok dari makalah, tujuan penelitian, metode penelitian, hipotesa, dan sedikit rangkuman hasil yang diperoleh berdasarkan penelitian yang dilakukan saja.

Kalau makalah kamu mau diterbitkan, kamu harus meletakkan abstract bahasaInggris di halaman utama sebelum abstrak dalam bahasa Indonesia.

Kata kunci hanya boleh 3 sampai 5 kata saja dan di letakkan di bawah penulisan abstrak. Kata kunci harus disesuaikan dengan bahasa yang digunakan pada abstrak.

Maksudnya, kalau abstraknya bahasa Indonesia, maka kata kuncinya juga harus dalam bahasa Indonesia begitupun sebaliknya, kalau abstract penulisannya pakai bahasa Inggris, maka kata kuncinya juga harus menggunakan bahasa Inggris (keywords).

3. Contoh makalah – Daftar Isi

Daftar isinya mengenai informasi halaman dari isi makalah. Pada setiap bab dan sub-bab dalam makalah akan diberikan keterangan halaman agar memudahkan pembaca menemukan bahan yang akan dibaca. Tak hanya itu, Daftar isi juga memuat daftar gambar dan daftar tabel (kalau ada).

4. Contoh Makalah – Kata Pengantar

Kata pengantar isinya dari keseluruhan esensi makalah, yaitu membahas isi makalah secara menyeluruh namun umum. Hal sederhana ini perlu dilakukan agar pembaca mempunyai pandangan umum arah dari penelitian dalam makalah tersebut.

Bagian kata pengantar penulis juga bisa menjabarkan penjelasan waktu penulisan makalah, tempat penelitian.

Disertai dengan pihak yang menjadi mentor atau pembimbing saat penulis menyelesaikan makalah baik individu, instansi maupun lembaga-lembaga tertentu yang terlibat dan memberikan sumbangsih.

Pada akhir kata pengantar makalah, tulis harapan dari penulis dalam makalah tersebut, manfaat bagi pembaca, lalu penulis juga menerima masukan berupa kritik dan saran dari pembaca.

Dan jangan lupa cantumkan nama lengkap penulis, tempat dan tanggal atau tahun penulisan makalah tersebut (tanpa menggunakan tanda tangan).

5. Contoh Makalah – Pendahuluan

Pendahuluan adalah bahasan awal topik penelitian di dalam makalah yang disusun oleh dan dari sudut pandang penulis.

Pendahuluan bisa dijelaskan secara umum dan simple dengan makna yang jelas. Pendahuluan makalah juga bisa menjelaskan tentang pokok permasalahan awal yang ditemui.

Maksud permasalahan di sini yaitu masalah yang ditemukan dan ingin diteliti dalam makalah yang kamu tulis.

Dan bab pendahuluan biasanya hanya terdapat tiga poin penting yang menjadi sub-bab nya, yaitu latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan pembahasan.

6. Contoh Makalah – Latar Belakang

Latar belakang menjelaskan secara umum permasalahan yang ditemukan, serta mengapa masalah tersebut perlu untuk diteliti lalu di analisa dalam sebuah makalah.

Latar belakang juga isinya menjelaskan fakta-fakta, data-data, temuan penelitiansebelumnya, dan referensi yang penulis temukan, seperti alasan yang membuat kamu sebagai peneliti ingin meneliti topik tersebut.

Latar belakang ditulis menggunakan metode piramida terbalik, yaitu mengerucut ke bawah. Maksudnya, di awal penulis menjelaskan secara luas dan umum gambaran permasalahan.

Lalu lama-kelamaan dikerucutkan menjadi poin permasalahan krusial, objek, serta ruang lingkup yang mau diteliti.

7. Contoh Makalah – Rumusan Masalah

Rumusan masalah berisi pokok masalah yang ditemukan. Tujuan penulisan rumusan masalah terbilang penting, seperti alasan melakukan penelitian tersebut.

Fungsi rumusan masalah yaitu pedoman atau penentu arah penelitian, penentu metode dan teori yang akan diambil lalu digabungkan sebagai landasan teori dalam penelitian.

8. Contoh Makalah – Tujuan Pembahasan

Tujuan pembahasan isinya tentang manfaat dari penelitian yang dilakukan. Manfaat yang diperoleh kalau sudah menemukan hasil dari permasalahan dan konfirmasi dari hipotesa awal.

Dan tujuan pembahasan juga memiliki manfaat penelitian kepada penulis, seperti menambah kaidah wawasan penulis.

9. Contoh Makalah – Isi

Bagian isi makalah biasanya tentang uraian pokok dari topik makalah seperti menjelaskan tentang permasalahan, penelitian yang dilakukan itu apa, metode penelitian, tempat penelitian, sasaran penelitian, dan penjabaran hasil data yang diperoleh di lapangan.

Data yang diperoleh bisa berupa data kualitatif, data kuantitatif, maupun mixed methods. Sedangkan metode penelitiannya dapat dilakukan dengan metode survey, wawancara, dan pengamatan serta pengambilan data di lapangan.

Dan isinya menjelaskan tentang definisi dan landasan teori, ulasan materi, penyelesaian masalah, dan tentang solusi atau hasil penelitian.

10. Contoh Makalah – Kesimpulan

Kesimpulan yaitu penjelasan dari hasil penelitian yang sudah diperoleh. Hasil penelitian biasanya diperoleh dari analisis rumusan masalah yang ditemukan.

Setelah itu, dianalisis menggunakan teori dan metode penelitian yang dilakukan, lalu diperoleh hasil akhir berupa kesimpulan.

Jadi, Inti dari kesimpulan itu isinya menjelaskan apakah penelitian yang dilakukan sudah menjawab rumusan masalah atau masih perlu penelitian lanjutan.

11. Contoh Makalah – Saran

Saran diperoleh dari kesimpulan penelitian untuk lebih dikembangkan kembali, ditindaklanjuti maupun diterapkan.

Selain itu, saran isinya tentang manfaat penelitian kepada pembaca berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh kemudian diharapkan agar dilaksanakan atau diterapkan si pembaca.

12. Contoh Makalah – Penutup

Penutup isinya tentang harapan dari penulis kepada pembaca, seperti: berharap agar penelitian tersebut bermanfaat untuk pembaca.

Penulis biasanya memberikan kesan dan pesan serta ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang mendukung penulis atas kontribusinya karena telah menyelesaikan makalah penelitian tersebut.

13. Contoh Makalah – Daftar Pustaka

Daftar pustaka berisi mengenai daftar dari referensi-referensi yang dicantumkan atau yang telah digunakan dalam penyusunan makalah.

Daftar pustaka paling sedikit 25 referensi dan medianya bisa dari jurnal, maupun buku. Penulisan daftar pustaka harus disusun secara sistematis dan diurutkan secara sistematis berdasarkan abjad/alfabetis menurut nama pengarang.

Daftar pustaka isinya terdiri atas nama pengarang, tahun terbit publikasi, judul publikasi, dan tempat terbit dan penerbit.

Cara Membuat Makalah

Sebelum menyusun makalah, kamu harus paham bagaimana cara membuat makalah yang baik dan benar. Silahkan lihat contoh cara membuat makalah di bawah ini:

1. Tentukan Topik yang Menarik

Topik bisa kamu angkat dari uraian latar belakang masalah. Tema bisa muncul karena adanya sebab dari latar belakang. Menentukan topik yang yang benar dan menarik. Hal ini dilakukan supaya pembaca bisa mengambil manfaat dari tema makalah yang diangkat.

Topik yang biasanya digunakan dalam membuat makalah tidak jauh dari bidang akademis atau mata pelajaran di bangku sekolah seperti agama islam, akuntansi, bahasa Inggris, tapi bisa juga tentang kewirausahaan, atau bisnis plan.

Dalam menentukan sebuah topik makalah yang harus kamu perhatikan adalah:

  • Lihat dulu kemampuan kamu dalam menguasai teori masalah
  • Lihat ketersedian bahan pendukung (referensi dan literatur lainnya yang dapat kamu akses dan temui)
  • Berikan kesan yang menarik dan unik dari topik yang kamu pilih
  • Dan lihat apa manfaat dari makalah yang kamu terbitkan secara umum

2. Penggunaan Bahasa Indonesia yang Benar

Poin penting yaitu bahasa, karena akan menentukan suatu kualitas tentang bobot dari makalah yang kamu bikin. Makalah biasanya menggunakan bahasa baku atau sesuai dengan (PUEBI) dan penggunaan bahasa juga jangan terlalu bertele-tele.

3. Format Makalah

Makalah juga menggunakan format penting, baik itu dalam bentuk cetak ataupun saat akan dipublikasikan. Media publikasikannya bisa dalam bentuk word, PDF, dan powerpoint.

Sebelum kamu mempublikasikan makalah yang sudah kamu buat, teliti kembali ya. Berikut format makalah yang harus kamu teliti sebelum mempublikasikannya:

4. Perhatikan Ukuran Kertas

Salah satu masalah yang sering dihadapi setiap penulis makalah yakni ukuran kertas. Di sini kamu hanya boleh menggunakan ukuran kertas A4.

5. Perhatikan Jenis Huruf

Huruf menjadi hal penting dalam menulis makalah. Tidak hanya kamu, mungkin semua orang juga mengalami hal yang sama. Jadi, kamu hanya boleh menggunakan jenis huruf Times New Roman atau Arial dengan Ukuran Font 12.

6. Halaman Margin

Margin yang kamu gunakan sebaiknya margin 4. Sedangkan bagian atas, kanan dan bawah menggunakan margin 3, ukuran ini terbilang standar dalam membuat makalah.

7. Spasi

Gunakan 1 spasi pada bagian abstrak, bagian isi gunakan 1.5. Namun beberapa perguruan tinggi memperbolehkan spasi ganda atau spasi 2 (biasanya untuk skripsi).

8. Nomor Halaman

Bagian cover tidak memiliki nomor halaman, lalu bagian daftar isi, kata pengantar, daftar Gambar atau tabel yang diberi format nomor romawi (i,ii,iii, dst), kemudian Bab 1 hingga lampiran menggunakan format nomor biasa (1,2,3,dst).

9. Judul makalah

Judul tidak harus diawali dengan kata penelitian atau analisis dan juga studi melainkan inti dari apa yang sedang kamu bahas misal sebuah penelitian/analisis/studi literatur lain.

10. Format Gambar dan Tabel

  • Format Gambar

Gunakan nomor yang berurutan, lalu gambar diberi judul. Judul tersebut tidak boleh melebihi sepuluh kata dalam satu gambar.  Dan letakkan judul pada gambar yang berada di bawah.

  • Format Tabel

Tabel juga harus diberikan penomoran secara berurutan dan usahakan judul tabel tidak boleh melebihi 10 kata.

Cara Mengutip Makalah

Mengutip juga mempunyai aturannya, jika kutipan itu pendek atau hanya ada satu kalimat kutipan tersebut langsung diletakkan pada kalimat tersebut. Kemudian ditambahkan tanda petik dan ditulis nama penulis dan tahun publikasinya.

Contoh:

….Sementara itu menurut Reny Agustien (2015): “…Tidak jelas benar kapan dia mulai menjadi rajin ….”

Tetapi jika kutipan tersebut terdiri dari kalimat yang panjang, maka kutipan tersebut (biasanya dalam bentuk paragraf) harus diketik dengan jenis huruf serta font yang berbeda daripada jenis font dan ukuran huruf makalah utama.

Letak kutipan tersebut, lalu atur sedemikian rupa sehingga terletak agak terpisah dari paragraf utama bahasan makalah.

Contoh:

…Menurut Reny, kekuatan (strength) adalah sesuatu yang dimiliki seorang. Kekuatan seseorang tidak tergantung pada orang lain. Sedangkan daya adalah semacam energi yang dilepaskan oleh gerakan sosial atau bencana alam…

Contoh Makalah Singkat dan Sederhana Bahasa Indonesia

Sudah disebutkan bahwa contoh makalah dari segi pembahasannya sangatlah beragam. Berikut ini contoh makalah singkatdan sederhana:

100 Contoh Poster Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan dan Narkoba Paling Berkesan

1. Contoh Makalah Tentang Penyebab Pengangguran

PENYEBAB PENGANGGURAN

Makalah ini disusun guna memenuhi tugas Mata Kuliah Kewarganegaraan

Dosen Pengampu: Supratman, M.Pd.

LOGO INSTANSI/UNIVERSITAS

Disusun oleh:
Elin Herlina

Kelas IPS 2
NIM 1800076

PROGRAM STUDI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

JURUSAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS GUNUNG JATI

CIREBON

2019

COVER…………………………………………………………………………………………………………………………………….I

DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………………………………………………………..II

KATA PENGANTAR …………………………………………………………………………………………………………………1

BAB I PENDAHULUAN.…………………………………………………………………………………………………….………2

A. Latar Belakang ………………………………………………………………………………………………………..…………2

B. Rumusan Masalah …………………………………………………………………………………………………..…………4

C. Tujuan Pembahasan ………………………………………………………………………………………………….……….4

BAB II ISI….……………………………………………………………………………………………………………………………..5

A.Penyebab Pengangguran………………………………………………………….…………………………………………5

B.Tingkat Pengangguran………………………………………………………………………………………………..………6

C. Jenis Pengangguran…………………………………………………………………………………………………………..7

D. Cara Mengatasi Pengangguran…………………………………………………………………………………………8

BAB  III PENUTUPAN…………………..…………………………………………………………………………………………9

A. Simpulan………………………………………………………………………………………………………..…………………9

B.Saran………………………………………………………………………………………………………………………………….9

Daftar Pustaka ……………………………………………………………………………………………………………………..10

Kata Pengantar

Puji syukur selalu dipanjatkan atas kehadirat Allah subhanahu wa Ta’ala, karena berkat rahmat dan hidayahnya makalah ini dapat terselesaikan.

Makalah ini dibuat dengan tujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Kewarganegaraan yang diampu oleh Bapak Supartman, M.Pd. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman dan keluarga yang selalu mendukung saya dalam menyelesaikan makalah ini.

Saya menyadari bahwa dalam proses pembuatan makalah ini dan hasilnya, banyak kekurangan dan kesalahan.

Sehingga saya sangat mengharap bagi siapa pun yang ingin memberikan kritik dan saran yang membangun bagi saya terutama bagi pembaca. Saya berharap dengan selesainya makalah dengan judul Penyebab Pengangguran ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca.

Cirebon, Juli 2019

Penyusun

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Pengangguran menjadi kurva yang besar bagi pemerintahan di Indonesia. Di mana kurva atau presentasinya setiap tahunnya semakin banyak, mulai dari lulusan dari sekolah SMP sampai Perguruan Tinggi Negeri.

Hal ini tidak diimbangi dengan banyaknya lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, para siswa atau mahasiswa yang sudah lulus banyak yang tidak bekerja.Di sini peran pemerintah sangat penting untuk menuntaskan pengangguran di Indonesia.

2. Rumusan Masalah

A. Apa Penyebab Pengangguran?

B. Bagaimana Tingkat Pengangguran?

B. Bagaimana Cara Mengatasi Pengangguran?

3. Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui dan memahami penyebab pengangguran yang terjadi di Indonesia yang setiap bulan atau bahkan tahunnya semakin meningkat kurvanya dan cara mengatasinya.

BAB II

PEMBAHASAN

  1. Penyebab Pengangguran

Masalah pengangguran belum 100% terselesaikan oleh pemerintahan. Namun ada beberapa orang yang berhasil menciptakan lapangan pekerjaan.

Penyebab dari terjadinya pengangguran adalah kurangnya lapangan pekerjaan. Dan minimnya sumber daya manusia.

Di mana sekarang tempat kerja menetapkan standar kualitas manusia yang tinggi. Hal ini dikarenakan untuk mencegah terjadinya diskomunikasi dengan para pekerja. Karena pekerja yang SDMnya rendah biasanya akan sulit diatur.

  • Tingkat Pengangguran

Tingkat pengangguran ialah perbandingan antara jumlah penganggur dan jumlah angkatan kerja dalam kurun waktu tertentu yang dinyatakan dalam bentuk persentase.

Apabila peningkatan jumlah angkatan kerja di suatu negara tidak diimbangi dengan peningkatan daya serap lapangan kerja, tingkat pengangguran di negara tersebut tergolong tinggi.

  • Jenis-Jenis Pengangguran
  • Pengangguran Struktural

Pengangguran struktural ini terjadi akibat saat para tenaga kerja tidak dapat mengikuti keterampilan yangdimintakarena adanya perubahan struktur ekonomi. Karena itu disebut dengan pengangguran struktural.

  • Pengangguran Konjungtur

Yaitu pengangguran yang terkena dampak dari perubahan dalam perekonomian, utamanya adalah dampak dari permintaan-penawaran terhadap suatu barang.

  • Pengangguran Friksional

Pengangguran ini diakibatkan karena adanya sebuah kesulitan, seperti mempertemukan pencari kerja dengan lowongan pekerjaan.

  • Pengangguran Musiman

Pengangguran ini diakibatkan karena adanya perubahan musim. Seperti para petani, mereka hanya akan bekerja pada saat musim tanam dan musim panen, tetapi setelah itu mereka akan menganggur, inilah yang disebut  dengan pengangguran musiman.

  • Pengangguran Teknologi

Pengangguran ini diakibatkan karena bidang-bidang produksi yang dulunya dikerjakan dengan tenaga manusia, sekarang bisa menjadi lebih mudah jika dikerjakan dengan teknologi. Hal inilah yang membuat posisi manusia tergusur dan digantikan oleh mesin.

  • Pengangguran Voluntary

Pengangguran ini lebih lucu sebenarnya, golongan ini adalah orang-orang yang menganggur dengan sukarela (pasrah), mereka sebenarnya bisa mendapatkan kerja, tetapi tidak mau/sukarela tidak bekerja.

  • Pengangguran Terbuka

Pengangguran terbuka yaitu  pengangguran yang tidak memiliki pekerjaan. Pengangguran terbuka terjadi karena kurangnya kesempatan kerja yang ada, tidak mau bekerja atau adanya ketidakcocokan antara lowongan kerja yang ada dengan latar belakang pendidikan.

  • Pengangguran Terselubung

Pengangguran ini diakibatkan karena adanya tenaga kerja yang tidak bekerja dengan maksimal, dalam artian sebenarnya dia bisa melakukan hal yang lebih, tapi karena enggak dibutuhkan maka ia menyimpan kemampuannya tersebut.

  • Cara Mengatasi Pengaguran

Pengaguran tidak hanya jadi masalah bagi orang yang bersangkutan, tapi juga bagi negara dan pemerintah. Kebijakan yang bisa mengurangi angka pengangguran. Diantaranya:

  1. Perluasan kesempatan lapangan kerja melalui perluasan produksi, peningkatan investasi, peningkatan ekspor, dan penggalakkan program padat karya.
  2. Mengurangi urbanisasi bertujuan mencegah pengangguran di kota-kota besar.
  3. Penggunaan teknologi yang tepat yang disesuaikan dengan teknologi yang sifatnya padat karya.
  4. Memperbaiki mutu pendidikan yang menciptakan keseimbangan antara dunia kerja dan dunia pendidikan kewarganegaraan.
  5. Pengendalian laju pertumbuhan penduduk melalui program Keluarga Berencana (KB).
  6. Penyediaan informasi tentang kebutuhan tenaga kerja melalui kerja sama dengan perusahaan dan kampus dalam melaksanakan kegiatan job fair dan magang.

BAB III

PENUTUP

1. Simpulan

Peningkatan pengangguran setiap tahunnya semakin bertambah. Hal ini bisa diminimalisir dengan banyaknya terciptanya lapangan pekerjaan dan juga peran aktif dari pemerintah.

Presentasi kenaikan pengangguran membuat warga atau orang menjadi resah. Karena semakin meningkatnya angka pengangguran semakin berpengaruh kepada ekonomi masyarakat.

Jenis pengangguran yang sering mengalami peningkatan yang cukup besar yaitu pengangguran struktural, pengangguran terbuka dan pengangguran friksional.

Dan cara mengatasi pengangguran itu dengan memperluas lapangan kerja (adanya job fair dan magang), mengurangi urbanisasi, dan lain-lain.

2. Saran

Demikianlah pokok bahasan ini tentang penyebab pengangguran ini. Besar harapan penulis semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi pembaca.

Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu mohon saran dan kritikannya yang membangun sangat diharapkan. Agar makalah ini bisa disusun lebih bagus di masa yang akan datang.

Daftar Pustaka

Sayuti, Melik. 2012. Pengangguran Yang Tidak Ada Habisnya. Bali. Matrix.

Muhdar.2016.Keadilan Ekonomi Ditinjau Kesempatan Kerja dan Pengangguran.

8 Contoh Surat Penunjukan kerja Bendahara, Pelaporan Pajak Perusahaan

2. Contoh Makalah Tentang Dampak Globalisasi

Dampak Negatif Globalisasi

Makalah ini disusun guna memenuhi tugas Mata Kuliah Kewarganegaraan
Dosen Pengampu: Sugeng, M.Hum.

LOGO INSTANSI/UNIVERSITAS

disusun oleh:
Sinta Haryanti
NIM 9887755

PROGRAM STUDI SASTRA INDONESIA

FAKULTAS ILMU BUDAYA

UNIVERSITAS PAKUAN

BOGOR
2018

COVER………………………………………………………………………….…………………………..i
DAFTAR ISI …………..………………………………………………………………………………………..ii
KATA PENGANTAR………………………………………………………………………… ………………1
BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………………………….…………2
A. Latar Belakang …………………………………………………………………………………………..2
B. Rumusan Masalah …………………………………………………………………………………….3
C. Tujuan Pembahasan……………………………………………………………………………..……3
BAB II ISI……………………………………………………………………………………………….………..4
A. Dampak Globalisasi…….……………………………………………………………….……………5

  • Upaya Menghadapi Globalisasi…………………………………………………………………6

BAB III PENUTUPAN………………………………………………………………………………….……8

A.Simpulan…………………………………………………………………………………………………….9

B.Saran………………………………………………………………………………………………………….9

Daftar Pustaka ……………………………………………………………………………….……………10

Kata Pengantar

Alhamdulillah puji syukur saya haturkan atas kehadirat Tuhan, karena atas kuasaNya saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.

Makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Kewarganegaraan yang diampu Bapak Sugeng, M.Hum. Makalah ini tidak akan selesai tepat pada waktunya tanpa bantuan dan dukungan dari berbagai pihak.

Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada seluruh orang yang berkaitan dalam pembuatan makalah ini. Dalam membuat makalah ini tentu ada kurang dan salahnya, sehingga saya memiliki harapan besar kepada pembaca agar memberikan kritikan membangun.

Bogor, Mei 2018

Penyusun

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Globalisasi merupakan suatu proses yang mendunia, suatu proses yang membuat manusia saling terbuka dan bergantung satu sama lainnya tanpa batas waktu dan jarak.

Dampak globalisasi bisa berupa dampak positif dan dampak negatif. Dalam makalah ini akan membahas dampak dari globalisasi yang mendunia dan upaya menghadapi globalisasi.

2. Rumusan Masalah

A. Apa Dampak Globalisasi?

B. Bagaimana Upaya Menghadapi Globalisasi

3. Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui dampak globalisasi di Indonesia dan upaya menghadapi globalisasi.

BAB II

PEMBAHASAN

A. Dampak Globalisasi

Setiap kejadian yang ada pasti ada dampak positif dan negatifnya. Berikut ini dampak dari globalisasi:

  • Dampak Positif Globalisasi
  • Kemudahan dalam memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan.
  • Kemajuan dalam bidang teknologi, komunikasi, transportasi, dan informasi yang memudahkan manusia.
  • Kehidupan sosial ekonomi yang meningkat.
  • Dampak Negatif Globalisasi
  • Rusaknya lingkungan dan meningkatnya populasi udara.
  • Maraknya penyeludupan barang-barang illegal maupun terlarang.
  • Lunturnya nilai-nilai kebudayaan seperti gotong royong dan lain-lain.
  • Gampangnya budaya barat masuk dan mempengaruhi nilai-nilai budaya lokal.

B.Upaya Mengahadapi Globalisasi

Perlu adanya upaya untuk menghadapi globalisasi. Berikut ini upaya menghadapi globalisasi dikehidupan sehari-hari:

  • Mencintai produk dalam negeri

Sikap ini bisa dikembangkan untuk menghindari gaya hidup ala Barat yang berlebihan.

  • Menyaring budaya asing sesuai dengan panduan nilai, norma, dan keyakinan agama

Cinta akan nilai-nilai pancasila akan membantu kita untuk tetap menghormati budaya Indonesia meski sudah banyak budaya asing yang masuk ke kehidupan sehari-hari.

  • Memprioritaskan pemulihan ekonomi

Jika ingin Negara memiliki sumber daya manusia berkualitas, salah satu prioritas utama yaitu ekonomi. Jika tidak akan mendapatkan konsekuensi seperti meningkatnya harga barang-barang, dan pengangguran yang semakin membengkak.

BAB III

PENUTUP

A.Simpulan

Tidak dapat dipungkiri bahwa globalisasi tidak dapat dihindari. Akan tetapi globasasi memiliki dampak positif berupa kemajuan teknologi yang semakin mudah dan berkembang. Sedangkan dampak negatifnya adalah rusaknya moral, kesenjangan sosial bahkan terkikisnya budaya lokal karena lebih terfokus ke budaya barat.

Ada upaya untuk menghadapi globalisasi yaitu dengan mencintai produk dalam negeri, meningkatkan prioritas pemulihan ekonomi, dan lain-lain.

B.Saran

Penulis menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna, kedepannya penulis akan lebih fokus dan detail didalam menyebutkan perihal makalah di atas bersama sumber-sumber yang lebih banyak yang tentunya mampu di pertanggung jawabkan.

Untuk itu penulis meminta kritik atau saran dari bahasan makalah yang sudah dijelaskan. Supaya ke depannya makalah ini bisa dibuat lebih bagus.

Daftar Pustaka

Tanjung, Pandang. 2016. Globalisasi. Jakarta. Mentari Pagi.

Winarno Budi.2008. Globalisasi Peluang atau Ancaman bagi Indonesia. Jakarta. Erlangga

Demikian penjelasan tentang contoh makalah yang seharusnya kamu ketahui cara pembuatannya.

Seiring berjalannya waktu contoh makalah semakin ada pembaharuan. Sebaiknya kamu tidak menggunakan sumber referensi tahun yang sudah lama. Karena pasti akan berbeda dengan yang sekarang.

Contoh makalah di atas merupakan contoh terbaru dan sangat cocok buat bahan refrensi kamu. Semoga bermanfaat yaa.